Pelaksanakan Technical meetting Pra-PKMMB

pkkmb.unesa.ac.id, SURABAYA - Sebagai rangka mempersiapkan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui panitia garda UNESA melakukan kegiatan pra PKKMB secara daring dan luring menggunakan laman zoom dan streaming YouTube. Universitas Negeri Surabaya pada pelaksanaan PKKMB 2025 mengusung tema resmi “Glory Education: Pelopor Pendidikan, Pilar Kemajuan Bangsa,” sebagai fondasi untuk membangun karakter akademik dan nasionalisme mahasiswa baru sejak hari pertama mereka beradaptasi di lingkungan kampus. Tema ini tercantum dalam Buku Saku (Book Key Of Garda UNESA) PKKMB yang diterbitkan oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNESA, berisi panduan inklusif dan humanis serta menekankan sikap aktif, adaptif, dan integritas dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan daring maupun luring ditambah sistem evaluasi yang ketat seperti absensi minimal 90 %, penugasan esai, dan kompetisi vlog untuk memastikan keterlibatan dan kesiapan mahasiswa baru menuju perkuliahan yang lebih bermakna.
Untuk kegiatan luring (Pra-PKKMB), Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 15 Agustus 2025. Acara pra-PKKMB diawali dengan sambutan dari La Rayba Fie selaku Ketua BEM UNESA. Dalam kesempatannya, ia menegaskan bahwa PKKMB bukan hanya ajang pengenalan, tetapi juga wadah untuk membangun semangat kebersamaan dan kolaborasi di antara mahasiswa. Ia mengibaratkan kegiatan ini sebagai “pemanasan” sebelum memasuki perkuliahan. Ia berpesan agar mahasiswa baru menyimak setiap informasi dengan baik, sehingga dapat menjalani PKKMB dan perkuliahan di kampus tanpa hambatan.
Setelah itu, Dr. Muhammad Sholeh, M.pd. selaku Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni juga memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa kegiatan pra-PKKMB menjadi langkah awal untuk mengenalkan lingkungan kampus, sistem pembelajaran, serta layanan yang tersedia bagi mahasiswa baru. Ia berharap kegiatan ini dapat membantu mahasiswa beradaptasi dengan budaya akademik dan kehidupan organisasi di UNESA.
Selain penyampaian materi pengenalan, kegiatan pra-PKKMB juga diisi dengan sosialisasi teknis pelaksanaan PKKMB yang akan digelar secara luring pada pekan berikutnya. Panitia memberikan informasi mengenai jadwal, tata tertib, atribut, hingga berbagai kegiatan pendukung yang wajib diikuti mahasiswa baru. Tidak hanya itu, peserta juga diajak mengenal lebih jauh peran Garda UNESA sebagai panitia resmi penyelenggara PKKMB.
Menariknya, sesi tanya jawab dengan mahasiswa baru (maba) menjadi bagian yang cukup interaktif. Salah satu maba menanyakan tentang adanya pengawasan dalam pelaksanaan PKKMB untuk memastikan tidak terjadi praktik perploncoan atau intimidasi, baik secara luring maupun daring.
Menanggapi hal tersebut, Yetti Septiani Mustar, S.KM., M.P.H. selaku Direktorat Mahasiswa dan Alumni sekaligus pemateri menyampaikan bahwa UNESA telah menyiapkan sistem pengawasan yang ketat. “Ini sudah masuk ke dalam muatan materi PKKMB. Dalam pelaksanaannya nanti, pengawasan dan evaluasi tidak hanya dilakukan oleh organisasi mahasiswa di tingkat fakultas, tetapi juga oleh Satgas PPKS (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual) serta Satgas Mitigasi di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, pimpinan fakultas dan koordinator program studi juga akan turut mendampingi mahasiswa baru,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa baru tidak perlu takut atau khawatir, karena seluruh kegiatan PKKMB akan diawasi secara terstruktur agar berjalan dengan lancar, tertib, dan bebas dari praktik perploncoan.
Kegiatan pra-PKKMB ini mendapat antusiasme tinggi dari ribuan mahasiswa baru yang mengikuti melalui Zoom dan YouTube. Dengan adanya pra-PKKMB, mahasiswa diharapkan lebih siap menyambut PKKMB UNESA 2025, serta semakin termotivasi untuk menjalani perkuliahan dengan semangat dan percaya diri.